Mewaspadai Kucing Sesak Nafas dan Penanganannya

Masalah kucing sesak nafas bisa menjadi indikasi masalah kesehatan serius. Baca artikel ini untuk mengetahui beberapa penyebab kucing kesulitan bernafas.

Sama halnya dengan manusia, kucing juga bisa mengalami sesak nafas. Ada beberapa faktor penyebab kucing sesak nafas. Bisa saja dipicu oleh masalah kesehatan yang diderita oleh kucing.

Kucing Sesak Nafas dan Penanganannya
Kucing Sesak Nafas dan Penanganannya (shutterstock)

Oleh karena itu kita sebagai pemilik kucing harus tahu apa saja penyebab kucing sesak nafas agar bisa memberikan penanganan yang tepat kepada kucing kesayangan.

Mewaspadai Kucing Sesak Nafas

Sebenarnya jarang sekali kucing mengalami masalah sesak nafas. Namun masalah kucing sesak nafas ini banyak disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan yang menyerang kucing.

Gangguan masalah pernafasan (Dispnea) biasanya terjadi pada kucing yang ditunjukkan dengan ciri-ciri kucing akan berdiri atau berjongkok dengan siku membungkuk jauh dari dada dan dengan kepala serta leher terlentang. Beberapa masalah kesehatan lain yang bisa menyebabkan kucing sesak nafas adalah:

  1. Hydrothorax: Adanya cairan yang menumpuk di dada dan perut
  2. Pembesaran jantung (Kardiomiopati). Sering menyebabkan gagal jantung kongestif
  3. Penyakit asma
  4. Cacing hati
  5. Feline infectious peritonitis (FIP) atau radang selaput rongga perut dan dada pada kucing. Tidak ada perawatan yang akan menghilangkan virus yang menyebabkan FIP. Begitu gejala infeksi muncul, tidak banyak yang bisa dilakukan. Efek dari virus ini dapat ditekan dengan glukokortikoid (steroid) untuk sementara waktu, tetapi akhirnya kucing akan menyerah pada virus
  6. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan kucing kesulitan bernafas adalah: trauma, tumor, hiatal hernia, hernia diafragmatik, perdarahan (hemothorax), dan infeksi (pyothorax dan pleurisy).

Beberapa dampak ketika kucing mengalami masalah sesak nafas:

  1. Nafasnya tersengal-sengal dan cenderung bersuara
  2. Berdiri atau berjongkok dengan siku menjauh dari tubuh, dan kepala dan leher terentang
  3. Kehilangan selera makan
  4. Lethargy atau keengganan untuk bergerak
  5. Kucing akan sering bersembunyi
  6. Batuk (dalam beberapa kasus)
  7. Gusi kebiruan atau keunguan.

Baca juga:

Menangani Kucing Sesak Nafas

Ketika kucing kesayanganmu memiliki gejala sesak nafas, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa kita lakukan:

  1. Jemur kucing secara rutin pada pagi hari antara jam 8 hingga 10 selama kurang lebih 10 hingga 15 menitan
  2. Berikan perawatan nebulizer (penguapan).

Perawatan nebulizer atau penguapan membutuhkan peralatan khusus nebulizer. Sobat bisa memasukkan kucing dalam kandang yang ditutupi dengan kain dan kemudian arahkan uap nebulizer ke dalamnya.

Jika sobat tidak memiliki alat nebulizer, bisa menggunakan cara tradisional dan manual. Rebus air hingga panas, kemudian taruh air tersebut ke dalam wadah atau baskom yang terbuat dari kaca, keramik atau stainles. Teteskan minyak kayu putih + irisan atau rajangan bawang merah dalam air panas tersebut.

Masukkan kucing dalam kandang dan tutup dengan kain. Taruh baskom berisi air panas tersebut di sekitar kandang (jangan di dalam kandang khawatir terkena kucing langsung).

Atur sedemikian rupa supaya kucing bisa menghirup uap yang sudah dicampur dengan minyak kayu putih dan irisan bawang merah tersebut. Lakukan cukup dalam 10 menit.

Jika tidak ada perkembangan dan kucing masih mengalami sesak nafas, segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

Untuk menangani masalah kucing sesak nafas, langkah terbaik adalah membawa kucing sakit ke dokter hewan untuk mengetahui penyebab masalah ini lebih lanjut.

Dokter akan melakukan observasi fisik secara menyeluruh serta memberikan perhatian khusus pada suara jantung dan paru-paru serta melakukan Rontgen dada. 

Jika ada bukti akumulasi cairan di dada, cairan akan dikeluarkan dan dianalisis. Tes darah juga akan dilakukan. Jika masalah utama adalah jantung, elektrokardiogram dan mungkin echocardiogram akan direkomendasikan.

Jika terjadi masalah penumpukan cairan di dada, perawatan difokuskan pada mengeluarkan cairan dari dada dan mencegahnya kembali sehingga kucing dapat bernapas dengan mudah. Cairan awalnya akan disedot dengan memasukkan jarum ke dada dan secara manual mengeluarkan cairan sebanyak mungkin.

Mencegah Kucing Sesak Nafas

Sebagian besar penyakit yang mempengaruhi dada akan memerlukan perawatan yang lama atau bahkan seumur hidup. Penyakit-penyakit ini umumnya memperpendek rentang hidup kucing.

Yang terburuk adalah FIP, yang biasanya terbukti fatal menyebabkan kematian pada kucing dalam 1 hingga 2 bulan. Oleh karena itu ada baiknya mencegah supaya kucing tidak mengalami gangguan ini adalah langkah terbaik yang bisa kita lakukan.

Baca juga:

Memang tidak banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah kucing sesak nafas. Beberapa kasus kardiomiopati disebabkan oleh kekurangan taurin dan asam amino. Beberapa makanan kucing komersial sudah diformulasikan dengan jumlah taurin yang cukup. Sobat juga bisa membeli suplemen yang mengandung taurin.

Pada dasarnya berilah kucing makanan yang berkualitas dimana kandungannya harus ada taurin yang cukup. Untuk mencegah FIP, ada vaksin khusus untuk mencegahnya. Konsultasikan pemberian vaksin FIP dengan dokter hewan.

Catatan: Artikel ini hanya untuk informasi. Kunjungi dokter hewan untuk nasihat dan perawatan medis.

Kurang lebih 20 tahun berkutat dengan dunia kucing. Mengabdikan sebagian hidupnya melayani 5 ekor kucing peliharaan. Senang mempelajari perilaku kucing dan membagikan pengetahuan tentang kucing dengan para pecinta kucing.

4 pemikiran pada “Mewaspadai Kucing Sesak Nafas dan Penanganannya”

  1. dokter. kucing saya sakit umur 1,5bln lebih, bobot 0.2kg.
    banyak abses dibadanny. karena masih kitten dan bobotny blm cukup jd pengobatanny menunggu sampe abses pecah sendiri. cuma ada masalah lain lagi yg muncul. kucing saya skrg malah susah bernafas. dlm 1mnit bisa sampe 55kali bahkan lebih. dia tidak pilek. paruny juga tidak terdengar ada lendir. kira kira kenapa ya dok? mau bawa ke Drh saya udah ga ada uang.

    Balas
    • Langkah terbaik bagaimana pun kalau kondisinya seperti itu harus ditangani dokter hewan.

      Sementara bisa dibantu dengan memberinya multivitamin seperti Biolysin, Curcuma plus atau Imboost Kids. Berikan dua kali sehari dengan dosis 0.5 cc pagi dan sore.

      Dan jemur saja ketika pagi hari antara jam 8 hingga 10.

      Balas
  2. Dokter kucing saya Wiki suka bersin2 kadang kalau makan batuk2 napasnya agak sengal2 dan terdengar jelas seperti sesak napas gimana cara menanganinya dokter

    Balas

Tinggalkan komentar