Kucing Tonkin dengan Pesonanya yang Memikat

Kucing Tonkin atau kucing Tonkinese adalah salah satu jenis kucing yang langka. Penampilan fisik mereka seperti kucing Siam. Jenis ini adalah kucing hasil percampuran tangan manusia. Meski hasilnya seperti Siam, namun Tonkin adalah jenis yang berbeda.

Kucing Tonkin
Kucing Tonkin (Larry)

Sekilas Tentang Kucing Tonkin

Berat Tubuh2.5 kg – 5.5 kg
Warna BuluCoklat, Biru, Platinum, Sampanye, Putih, Seal
Pola BuluPoint, Mink, Solid
Warna MataBiru, Aqua, Kuning
Rentang Usia15 – 18 Tahun
PerawatanRendah
KarakteristikManja, Vokal, Suka Perhatian, Penyayang, Aktif, Cerdas
PengakuanCFA, TICA, AACE, ACF, ACFA, CAA, CCA, AFC
HargaRp. 8.000.000 – Rp. 14.000.000

Kucing Tonkin adalah hasil persilangan antara kucing Siam dan Burma. Keduanya identik dari segi warnanya. Apa yang membedakan Tonkin dengan Burma atau Siam? Yuk kita mengulas lebih lanjut tentang kucing yang berpenampilan manis ini.

Sejarah

Nenek moyang asli kucing Tonkin yang berasal dari garis kucing Siam diketahui sudah ada sejak ratusan tahun lalu di dunia ini. Sejarah kucing ini bisa dikatakan cukup panjang dan ada beberapa polemik yang muncul terkait jenis dan asalnya.

Namun kepastian kapan mulai munculnya jenis Tonkin ini dimulai pada sekitar tahun 1960-an. Seorang peternak asal Kanada yaitu Margaret Conroy mengembang biakkan dan mengawin silangkan jenis Siam dan Burma.

Kucing Tonkin
Kucing Siam dan Burma (sumber sumber)

Hasil persilangan kedua kucing tersebut menghasilkan anak kucing dengan bulu berwarna coklat dan mata berwarna biru aqua. Ketika itu kucing ini masih bernama “Siam Emas” atau Golden Siamese. Pada tahun 1967 jenis ini mendapatkan nama Tonkan atau Tonkanese.

Baca juga: 10 Jenis Kucing Bermata Biru yang Mempesona

Pada tahun 1971, barulah nama Tonkin atau Tonkinese disematkan kepada mereka. Nama ini terinspirasi dari nama sebuah teluk yang berada di selatan Cina dan Vietnam Utara yaitu Teluk Tonkin.

Dan pada tahun 1971 ini pula Tonkin mulai diakui secara resmi di Kanada oleh Canadian Cat Association (CCA), diikuti pengakuan oleh CFF pada tahun 1974 dan pada akhirnya di tahun 1979 juga secara resmi diakui jenisnya oleh The International Cat Association (TICA).

Kepribadian

Tonkin mewarisi sifat manis dan manja khas dari Siam dan Burma. Tonkin adalah kucing yang manja, menuntut perhatian (jangan heran kalau mereka suka dipangku), berorientasi pada pemiliknya, aktifitas cukup tinggi, cukup cerdas dan mereka adalah kucing yang vokal meski suara mereka lebih pelan dari Siam.

Karena mereka berorientasi kepada pemiliknya, jangan heran ketika mereka selalu ingin terlibat dengan kegiatan yang dilakukan pemiliknya. Jika pemiliknya mengabaikannya, maka Tonkin akan berusaha mencari perhatian dengan suaranya.

Kucing Tonkin
Kucing Tonkin Seal Point (sumber)

Aktifitas mereka cukup tinggi seperti bermain dan berlarian kesana kemari. Permainan interaktif dan interaksi bersama pemiliknya adalah favorit mereka.

Adaptasi kucing Tonkin juga baik karena mereka adalah kucing yang mudah bergaul. Mereka dengan mudah akan menikmati kehidupan mereka di lingkungan apapun, dengan siapapun dan bahkan dengan hewan peliharaan lain bukan dari jenis kucing.

Kucing Tonkin adalah kucing yang mudah bosan. Mereka tidak suka hidup dalam kesendirian tanpa aktifitas. Dan mereka sangat ideal jika memiliki teman sesama jenis kucing atau anjing. Tonkin mudah stres jika merasa diabaikan dalam kesendirian.

Catatan: kepribadian masing-masing kucing bisa berbeda. Namun kepribadian ini sudah mendarah daging dan tertanam dalam DNA mereka. Jadi bisa saja sifat kucing satu dengan lainnya akan berbeda.

Fisik

Tonkin adalah kucing berukuran tubuh sedang. Tulang dan otot mereka kuat dan besar. Tubuh cenderung ramping dengan perut kencang dan berotot.

Kepala berukuran agak panjang, lebar dan sedikit bulat. Moncongnya tumpul dan melengkung. Mata berbentuk almon dan terbuka lebar. Telinga berukuran sedang, oval dan lebar di bagian pangkalnya.

Kucing Tonkin
Anak-anak kucing Tonkin (sumber)

Kaki cukup ramping dengan panjang yang proposional dengan bentuk tubuhnya, dua kaki belakang sedikit lebih panjang daripada kedua kaki depannya, cakarnya cenderung berbentuk oval, jumlah jari kaki depan jumlahnya berbeda dengan belakang (lima di depan dan empat di belakang). Ekor panjangnya proposional dengan panjang tubuh.

Bulu pendek, halus dan berkilau. Warna bulu kucing Tonkin mayoritas berwarna coklat. Warna lain adalah coklat kekuningan, krim, dan putih gading. Diperlukan waktu hingga dua tahun agar bulu kucing ini berkembang sepenuhnya. Warna bulu akan cenderung bertambah gelap seiring bertambahnya usia.

Perawatan

Karena bulu kucing ini pendek, perawatannya juga mudah. Perawatan standar seperti penyisiran atau penyikatan bulu secara rutin agar bulu yang rontok (bulu mati) terangkat, membersihkan mata dan juga yang penting lagi adalah rutin membersihkan telinga agar bebas dari kotoran yang menumpuk.

Rajin melakukan pembersihan gigi juga akan memberinya manfaat seperti terhindar dari masalah periodontal. Membiasakan gosok gigi sedari mereka masih kecil akan membuat mereka terbiasa hingga dewasa sehingga tidak terlalu sulit untuk dilakukan.

Kesehatan

Kucing Tonkin tidak memiliki kelainan kesehatan bawaan dari nenek moyangnya. Secara umum kucing ini memiliki kondisi kesehatan yang baik. Namun mereka juga rentang terkena gangguan kesehatan yang kerap menyerang kucing pada umumnya.

Kucing Tonkin
Kucing Tonkin yang menawan (sumber)

Serangan virus, diabetes, obesitas dan gangguan organ dalam seperti ginjal serta masalah gangguan organ reproduksi bisa menyerang kucing ini. Dengan memperhatikan pemberian makanan dan minuman serta memberikan perlindungan kesehatan seperti vaksinasi sangat dibutuhkan kucing ini agar terhindar dari berbagai masalah tersebut.

Baca juga: Kucing Burmilla: Si Manis nan Menawan

Rentang Umur

Dengan perawatan yang tepat, usia kucing Tonkin bisa mencapai 15 hingga 18 tahun. Tentu kita ingin kucing langka dan mahal ini panjang umur bukan?

Adopsi

Tertarik ingin mengadopsi kucing Tonkin atau kucing Tonkinese yang manis ini? Sebagai informasi awal, harga kucing Tonkin saat ini berkisar antara Rp. 8.000.000 hingga Rp. 14.000.000. Harga tersebut masih belum termasuk biaya tambahan lain seperti biaya impor.

Sayangnya saya belum bisa memberikan informasi terkait bagaimana cara mengadopsi kucing ini. Karena mereka langka dan tidak banyak breeder atau cattery bersertifikat yang bisa ditemukan dekat dengan Indonesia.

Bagikan di:

Tinggalkan komentar