Ras Kucing Tanpa Bulu yang Unik dan Menarik

Ada beberapa jenis kucing tanpa bulu yang ada di dunia. Apakah sobat penasaran apa saja jenis kucing yang tidak memiliki bulu-bulu? Baca disini daftarnya.

Tubuh kucing identik dengan bulu-bulunya. Beberapa kucing memiliki bulu yang panjang dan lebat seperti contohnya jenis ras Persia. Namun ada beberapa jenis kucing tanpa bulu yang ada di dunia ini. Dan ada penggemar tersendiri bagi ras kucing yang tidak memiliki bulu ini.

Ras Kucing Tanpa Bulu yang Unik dan Menarik
Ras Kucing Tanpa Bulu yang Unik dan Menarik (shutterstock)

Apakah sobat penasaran apa saja jenis kucing yang tidak memiliki bulu-bulu? Berikut ini beberapa diantaranya yang sangat populer dipelihara.

Ras Kucing Tanpa Bulu yang Unik

1. Sphynx

Kucing Tanpa Bulu
Kucing Sphynx

Kucing Sphynx adalah salah satu jenis kucing tanpa bulu yang populer dipelihara terutama di Indonesia. Kucing ini mulai populer pada tahun 1960. Kucing ini sebenarnya masih memiliki bulu namun sangat tipis.

Tapi saking tipisnya sehingga membuatnya seperti nampak tidak memiliki bulu. Kucing Sphynx memiliki kepribadian yang sangat cocok untuk dipelihara. Kucing ini sangat penyayang, perhatian dan manja kepada pemiliknya.

Selain itu, kucing ini juga tidak memiliki masalah jika sobat memelihara kucing jenis lain di rumah. Mereka bisa sangat rukun dengan kucing jenis lain atau bahkan dengan anjing.

Karena kucing ini sangat membutuhkan perhatian lebih dari pemiliknya, mereka tidak cocok bagi orang yang suka meninggalkannya untuk bepergian lama dari rumah. Kucing ini termasuk mudah stres jika terlalu lama diabaikan.

Karena bulu-bulunya yang sangat-sangat tipis, kucing Sphynx membutuhkan perhatian yang sangat khusus dalam perawatannya. Terutama dalam cuaca yang sangat panas maupun dingin. Pembersihan secara teratur harus dilakukan untuk merawatnya.

Pembersihan yang harus rutin dilakukan adalah seperti mengelap tubuh mereka dengan kain yang dibasahi air hangat atau tisu basah dan semacamnya agar kulit luar mereka bersih dari debu, kotoran dan minyak. Dan bagian lain yang memerlukan perhatian untuk dibersihkan adalah telinga mereka.

2. Donskoy

Kucing Tanpa Bulu
Kucing Donskoy (sumber gambar omlet.co.uk)

Kucing Donskoy berasal dari negara Rusia. Pada mulanya kucing tanpa bulu ini dibiakkan di kota Rostov-on-Don, Rusia pada tahun 1987 dan mulai diakui secara mendunia pada tahun 1997. Tubuh mereka berukuran sedang dan memiliki telinga yang besar.

Memelihara kucing ini membutuhkan perhatian tingkat tinggi terutama dalam perawatan kulit mereka yang memiliki bulu super tipis. Kulit mereka akan cenderung berminyak sehingga sesering mungkin harus dibersihkan.

Meski kucing ini mirip dengan kucing Sphynx, namun keduanya tidak memiliki garis keturunan yang sama. Dan keduanya dipastikan berbeda.

3. Levkoy Ukraina

Kucing Tanpa Bulu
Kucing Levkoy Ukraina (sumber gambar catswallpapers)

Sesuai dengan namanya, kucing ini pada awalnya hanya ditemukan di negara Ukraina. Jika melihat kucing ini, sebagian dintara kita mungkin berpikir ini adalah kucing alien? Memang bentuknya sangat unik seperti telinganya yang pendek dan menutup ke bagian dalam (mirip ras Scottish Fold).

Kucing tanpa bulu ini hanya bisa ditemukan di negara Ukraina (sebagian di Rusia) dan sangat jarang ditemukan diluar negara tersebut.

4. Lykoi

Kucing Lykoi
Kucing Lykoi (sumber gambar dozhub@flickr)

Kucing Lykoi adalah kucing yang dikembang biakkan di kota Memphis, Tennessee. Kucing ini sebenarnya masih memiliki bulu-bulu namun bulu mereka sangat pendek dan mereka adalah hasil mutasi alami dengan kucing domestik bulu pendek di kota setempat.

Penampilan fisiknya menyerupai werewolf atau manusia serigala dalam cerita film dan oleh karena itu oleh sebagian orang kucing ini dianggap sebagai kucing werewolf.

5. Bambino

Kucing Bambino
Kucing Bambino (sumber gambar chatteriemystique)

Kucing Bambino adalah ras kucing yang belum lama dikenalkan di akui oleh asosiasi kucing internasional. Mereka baru terdaftar pada tahun 2005. Kucing ini adalah hasil pembiakkan silang antara kucing jenis Sphynx dan Munchkin. Hal ini membuat penampilan fisiknya sangat identik dengan Sphynx namun berkaki pendek seperti kucing Munchkin.

Bulu-bulu di kulit mereka sangat tipis dan kulit terlihat berwarna putih cenderung merah muda. Mereka membutuhkan perawatan kucing yang ekstra karena sangat peka terhadap perubahan cuaca terutama yang ekstrim. Tubuh mereka tidak boleh terkena sengatan sinar matahari dan cuaca yang sangat dingin.

6. Peterbald

Kucing Peterbald
Kucing Peterbald (sumber gambar gokitty)

Kucing tanpa bulu ini pertama kali dikembangbiakkan pada tahun 1994 di St Petersburg, Rusia. Kucing ini adalah hasil persilangan antara kucing jenis Donskoy dan kucing Oriental berbulu pendek. Oleh karena itu penampilan gundulnya mirip dengan kucing jenis Donskoy namun memiliki bentuk fisik kucing Oriental. Mulai dikenalkan secara resmi pada tahun 2009.

Kucing ini masih terbagi menjadi 2 jenis yaitu yang benar-benar botak dan yang berbulu. Kucing jenis ini memerlukan perawatan khusus dan ekstra. Mereka tidak diperbolehkan dipelihara diluar ruangan karena kurang cocok dengan suhu yang ekstrim. Jika keluar rumah, mereka harus diberi tabir surya agar kulitnya tidak mudah terbakar sinar matahari.

Dan ketika cuaca sangat dingin, mereka harus diberi perlindungan dari cuaca dingin seperti memberikan mereka baju atau menyelimutinya. Kulit mereka sering berminyak dan oleh karena itu kucing ini harus rutin dimandikan untuk membersihkan minyak-minyak tersebut.

Baca juga:

Nah itulah beberapa jenis kucing tanpa bulu yang populer di dunia saat ini. Namun beberapa jenis diatas belum ada yang bisa ditemukan di Indonesia. Jika sobat tertarik ingin memelihara salah satu jenis kucing tanpa bulu diatas, saya merekomendasikan kucing jenis Sphynx karena sudah banyak breeder kucing ini di Indonesia.

Kurang lebih 20 tahun berkutat dengan dunia kucing. Mengabdikan sebagian hidupnya melayani 5 ekor kucing peliharaan. Senang mempelajari perilaku kucing dan membagikan pengetahuan tentang kucing dengan para pecinta kucing.

Tinggalkan komentar