Kucing Siberian: Rupawan dan Penuh Cinta

Kucing Siberian atau kucing Siberia adalah kucing hutan yang berasal dari Siberia, Rusia. Tubuh besar, gagah dengan bulu panjangnya membuat kucing ini terlihat sangat rupawan. Dikenal sebagai salah satu jenis kucing terbesar di dunia, sobat pecinta kucing pasti jatuh hati dengan kucing ini.

Kucing Siberian
Kucing Siberian (sumber)

Kucing ini habitat aslinya hidup dalam iklim hutan yang keras. Udara dingin ekstrim Rusia memberikan alasan kenapa bulu-bulu mereka tebal dan panjang. Meskipun mereka memiliki nenek moyang kucing hutan yang liar, saat ini kucing Siberian sudah didomestikasi sepenuhnya dan menjadi peliharaan.

Sekilas Tentang Kucing Siberian

Berat TubuhJantan: 6 kg – 9 kg
Betina: 4 kg – 7 kg
Warna BuluHitam, Putih, Abu-abu, Oranye, Biru
Pola BuluTabby, Lynx, Point
Warna MataOdd-eye, Hijau, Emas, Kuning
Rentang Usia10 – 18 Tahun
PerawatanSedang – Tinggi
KarakteristikPenyayang, Setia, Aktif, Cerdas, Suka Perhatian
PengakuanCFA, FIFe, TICA, WCF, FFE, AACE, ACF, ACFA, CAA
HargaRp. 16.000.000 – Rp. 56.000.000

Seperti apa profil kucing yang gagah dan rupawan ini? Kucingmania akan mengulasnya secara lengkap khusus bagi Anda para pecinta kucing.

Sejarah

Sejarang kucing Siberian cukup panjang. Tidak ada bukti valid yang menyatakan mulai kapan kucing ini masuk ke Siberia. Namun beberapa spekulasi menyatakan bahwa kucing-kucing mulai masuk ke kawasan Siberia bersamaan dengan datangnya para imigran Rusia.

Para imigran ini datang ke kawasan Siberia dengan membawa serta kucing-kucing peliharaan. Pada awalnya kucing-kucing ini belum memiliki bulu panjang seperti saat ini. Kucing-kucing tersebut bermutasi secara alami (perkawinan dengan kucing bulu panjang) karena kondisi cuaca yang keras.

Pada tahun 1980-an, ketika itu adalah masa-masa sulit makanan bagi warga Uni Soviet (Rusia di masa lalu). Pemerintah sempat memberikan larangan kepada warganya untuk tidak memelihara kucing. Oleh karena itu banyak kucing terusir dan tidak memiliki tempat tinggal sehingga menjadi kucing liar. Pada tahun 1987, pemerintah mencabut larangan tersebut. Beberapa peternak kucing kemudian memulai kembali pembiakkan kucing.

Kucing Siberia
Kucing Siberia (Hilde C.)

Pada tahun 1990, seorang anggota klub penggemar kucing Rusia bernama Nelli Sachuk mengirimkan 3 kucing Siberia kepada seorang peternak kucing asal Louisiana yaitu Elizabeth Terrell. Menerima 3 kucing berjenis baru ini Terrell kemudian secara serius ingin mengembang biakkan jenisnya dan memperkenalkannya di Amerika.

Bersama dengan beberapa peternak kucing yang diajak bekerja sama, Elizabeth Terrell menghabiskan uang hingga 1000 dollar untuk mengembang biakkan kucing ini lebih serius. Selain itu Elizabeth Terrell kemudian juga mendirikan organisasi bernama Taiga yang bertujuan melestarikan jenis kucing Siberian.

Pengakuan jenis kucing Siberian dimulai pada tahun 1996. Organisasi pertama yang mengakuinya adalah The International Cat Association (TICA). Kemudian pada tahun 1999 disusul diakui oleh American Cat Fanciers Association (ACFACAT). Pada tahun 2006 kucing Siberian juga diakui oleh Cat Fanciers Association (CFA).

Kepribadian

Manis dan manja, inilah dua sifat utama kucing ini. Tidak ada sifat liar yang berasal dari nenek moyang mereka. Kucing Siberia adalah kucing peliharaan keluarga yang sangat ideal. Dikenal sebagai kucing yang setia dan sayang kepada pemilik dan orang-orang di sekitarnya. Mereka tidak akan malu-malu untuk mengikuti kemanapun pemiliknya berada.

Hewan ini juga salah satu jenis kucing yang suka dengan air. Jika di halaman rumah Anda ada kolam renang, itu adalah salah satu area bermain favoritnya. Jika tidak ada kolam air? Bersiaplah bak mandi akan menjadi sasarannya.

Mereka juga salah satu kucing yang cerdas. Bisa dilatih untuk memahami perintah tertentu dan juga mempelajari trik-trik sederhana. Meski bertubuh besar, kucing Siberian adalah kucing yang aktif dan lincah. Mereka juga suka melompat dan naik di ketinggian.

Kucing Siberian
Anak Kucing Siberian (Tim Gorichanaz)

Jika ikatannya sudah kuat dengan pemiliknya, kucing ini akan dengan setia menunggu pemiliknya pulang. Ketika Anda pulang, dia akan dengan sabar menunggu Anda di depan pintu untuk menyambut dan tentu saja dia akan mengutarakan keinginannya dengan suaranya. Kucing Siberia cukup vokal namun tidak akan secerewet kucing Siam dan garis keturunannya.

Pada waktu bersantai, kucing ini akan suka menghabiskan waktu bersama pemiliknya dengan duduk bersama di pangkuannya. Dan ketika tidur, mereka juga tidak akan menahan diri untuk ikut tidur bersama pemiliknya.

Catatan: kepribadian masing-masing kucing bisa berbeda. Namun kepribadian ini sudah mendarah daging dan tertanam dalam DNA mereka. Jadi bisa saja sifat kucing satu dengan lainnya akan berbeda.

Fisik

Ukuran tubuh kucing ini sedang hingga besar. Tulang dan otot-otonya besar. Punggung terlihat melengkung dengan posisi lebih tinggi daripada bahunya. Lehernya kokoh dan berotot. Ukuran kepalanya proposional dengan besar tubuhnya. Moncong pendek dan bulat.

Telinga berukuran sedang dan lebar di bagian pangkal. Mata berukuran sedang hingga besar dengan sorot mata terlihat waspada. Beberapa warna mata kucing ini adalah odd-eye (kucing yang berwarna putih), emas, hijau, hijau kekuningan dan hijau keemasan.

Ekornya tidak panjang, cenderung lebih pendek dari panjang tubuhnya. Pangkal ekor lebar dan ujung ekornya terlihat tumpul. Bulu-bulu di ekor lebat. Panjang kaki-kakinya sedang, tulang kaki besar dan berotot dan kaki belakang sedikit lebih panjang daripada kaki depan.

Baca juga: Kucing Havana Brown: Kucing Langka yang Menawan

Bulu di tubuhnya memiliki 3 lapisan. Tekstur bulu bervariasi ada yang kasar dan juga ada yang halus. Lapisan bulu terbawah lebih tebal untuk melindunginya dari cuaca dingin (bulu ini muncul ketika sudah dewasa). Bulu di bagian tulang belikat lebih tebal dan pendek.

Kesehatan

Kucing Siberian secara umum sehat dan tidak memiliki gangguan kesehatan yang diwariskan secara turun temurun. Namun beberapa kucing ini ditemukan mengalami gangguan kesehatan seperti Kardiomiopati hipertrofi yaitu sebuah gangguan pada jantung dimana otot jantung menebal secara abnormal.

Beberapa masalah kesehatan lain adalah masalah kesehatan umum yang kerap ditemukan pada kucing. Salah satunya adalah serangan virus yang beberapa diantaranya berpotensi mematikan seperti Distemper kucing. Untuk menjaga dan mengantisipasinya tentu saja dengan memberikan vaksin secara rutin

Perawatan

Bagaimana merawat kucing Siberia? Bulu-bulu tebal dan panjangnya hanya perlu rutin disikat atau disisir setidaknya dua kali dalam seminggu. Hal ini untuk mencegah bulu-bulunya menjadi kusut dan membantu mengangkat bulu-bulu mati. Kucing ini juga tidak perlu dimandikan sering-sering karena air sudah menjadi “sahabat” mereka.

Baca juga: Kucing Serengeti: Atletis Berpenampilan Eksotis

Perawatan lain juga sangat standar sama seperti merawat kucing pada umumnya. Pembersihan mata, memotong kuku atau cakar, menggosok gigi dan yang tidak kalah penting adalah rutin membersihkan telinganya. Pembersihan kotoran telinga sangat penting untuk mencegah penumpukan kotoran dan juga mengantisipasi serangan parasit seperti kutu telinga.

Rentang Usia

Dengan perawatan yang tepat serta kondisi kesehatan yang prima, umur kucing Siberian berkisar antara 10 hingga 18 tahun (dan tentu saja bisa lebih).

Kucing Siberian
Kucing Siberian (adomski)

Adopsi

Mencari peluang untuk mengadopsi kucing Siberia? Berikut beberapa informasi yang sobat butuhkan.

Harga Kucing Siberian

Sebagai informasi awal, sobat harus tahu bahwa kucing ini adalah salah satu jenis kucing termahal di dunia. Harga kucing Siberian saat ini berkisar antara Rp. 16.000.000 hingga Rp. 56.000.000 tergantung pada usia dan kualitasnya. Dan harga tersebut masih belum termasuk biaya tambahan seperti biaya impor dan lain-lainnya.

Baca juga: 10 Jenis Kucing Bertelinga Lebar yang Eksotis

Hal Penting

Sangat penting untuk mengadopsi kucing yang sehat. Beberapa sertifikat kesehatan atau keterangan bahwa kucing yang diadopsi tidak memiliki masalah kesehatan serius sangat dibutuhkan. Dan pastikan memilih breeder atau cattery yang memiliki sertifikasi resmi.

Serta pastikan kucing yang dibeli juga mendapatkan sertifikat atau Ped (Pedigree) yang diterbitkan oleh organisasi kucing agar mendapatkan jaminan kemurnian ras kucing yang sobat adopsi.

Bagikan di:

Tinggalkan komentar