Kucing Polidaktil: Mutasi Genetik yang Menakjubkan

Kucing polidaktil adalah kucing yang lahir dengan lebih banyak jari kaki dari biasanya yang disebabkan oleh mutasi genetik. Seperti apa kucing polidaktil ini?

Apa Itu Kucing Polidaktil?

Kucing polidaktil adalah kucing yang memiliki jumlah kaki melebihi jari kaki kucing pada normalnya. Beberapa kucing polidaktil memiliki lebih dari lima jari pada kaki depan mereka dan terkadang lebih dari empat jari pada kaki belakangnya.

Kucing Polidaktil
Kucing Polidaktil (shutterstock)

Bagaimana Polidaktil Bisa Terjadi?

Polidaktil berasal dari bahasa Yunani yaitu poli = banyak, daktulos = jari.

Hal ini disebabkan oleh mutasi genetik dominan yang abnormal yang disebut polidaktilisme. Biasanya anak kucing dilahirkan dengan lima jari di kaki depan dan empat di belakang.

Agar kucing betina dapat melahirkan setidaknya satu anak kucing dengan jari ekstra, salah satu induknya harus membawa gen yang bertanggung jawab atas polidaktilisme.

Namun, jika kedua orang tua (jantan dan induk) membawa gen tersebut, kemungkinan besar semua anak kucing mereka akan menjadi polidaktil.

Resiko Kucing Polidaktil

Apakah polidaktilisme bisa mempengaruhi kehidupan kucing?

Secara umum kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan tidak memiliki efek buruk pada kondisi kesehatan kucing. Namun dalam beberapa kasus, efek samping dari kondisi genetik ini adalah hipoplasia radial, yaitu sebuah kondisi yang dapat menyebabkan kaki depan tidak berkembang atau bengkok, sehingga kucing menjadi lumpuh.

Kucing polidaktil itu sendiri masih terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Postaksial: jari kaki esktra berada di sisi luar (kelingking)
  • Preaksial: jari kaki ekstra berada di sisi medial
  • Mesoaksial: jari kaki esktra berada di tengah (namun sangat jarang terjadi).

Menjadi kucing polidaktil ternyata bisa memberikan keuntungan dan kerugian tersendiri.

Keuntungannya adalah, kucing polidaktil memiliki cakar yang lebih lebar dan lebih besar, mereka lebih mampu menyeimbangkan tubuh lebih baik pada berbagai permukaan (sehingga mereka lebih mahir berjalan di atas permukaan yang licin seperti permukaan salju).

Selain itu, jumlah jari kaki tambahan memberi mereka daya cengkeraman yang lebih baik sehingga mereka lebih mahir memanjat, menangkap dan memegang mangsa saat berburu.

Bagaimana kerugiannya? Kerugiannya adalah, hanya meningkatkan risiko cakar tersangkut. Selain itu, jari kaki ekstra itu bisa tumbuh pada sudut yang tidak biasa dan menyebabkan masalah pada cakar kucing dan kulit di kaki mereka.

Sejarah Kucing Polidaktil

Kucing dengan kondisi polidaktil banyak ditemukan di Inggris Barat, Wales, Kanada, dan Amerika Serikat bagian timur. Hal ini terkait dengan sejarah kucing pada masa lalu.

Kucing Polidaktil
Kucing Polidaktil (shutterstock)

Kucing-kucing polidaktil dari Inggris ini dulunya diyakini diangkut oleh kapal pedagang melintasi Samudra Atlantik dan kemudian dikawinkan dengan kucing-kucing non-polidaktil sehingga menghasilkan banyak keturunan kucing dengan kondisi polidaktilisme.

Para pelaut dan pedagang dalam hal ini memang sengaja membiakkan kucing polidaktil karena beberapa alasan yang sudah disebutkan di atas. Jari kaki ekstra memberikan mereka keseimbangan yang lebih baik di kapal dalam cuaca badai. Para pelaut juga menganggap mereka sebagai pemburu tikus yang jauh lebih baik.

Pada masa lampau, pedagang dan para pelaut membawa kucing dalam perjalanan mereka mengarungi lautan. Para kucing ini “bertugas” mengendalikan hama tikus yang ketika itu sangat merugikan karena sering merusak barang dagangan yang mereka angkut.

Secara historis, salah satu jenis kucing yang memiliki banyak kondisi polidaktilisme adalah jenis kucing Maine Coon (hampir sekitar 40%). Kucing Maine Coon bisa dikatakan berevolusi untuk beradaptasi supaya mudah berjalan di atas salju. Oleh karena itu polidaktilisme juga memiliki julukan sebagai “kaki sepatu salju”.

Kucing Polidaktil
Kucing dengan kondisi polidaktil (pixels)

Saat ini banyak beberapa jenis ras kucing yang memiliki kondisi polidaktil. Beberapa peternak kucing bahkan secara sengaja membiakkan kucing-kucing supaya memiliki jumlah jari yang lebih. Meskipun polidaktilisme memikat, membiakkan kucing dengan sengaja untuk polidaktilisme adalah hal yang kontroversial.

Baca juga:

Kucing Polidaktil “Resmi”

Ada satu jenis kucing yang secara resmi diakui sebagai kucing dengan kondisi polidaktil alami. Kucing tersebut adalah kucing Pixie Bob.

Selain kucing Pixie Bob, ras kucing jenis lain dengan kondisi polidaktilisme dianggap bukan sebagai ciri standar ras.

Berapa banyak jari kaki normal yang bisa dimiliki kucing?

Jumlah normal jari pada kucing adalah 18, lima jari di kaki depan dan empat jari di belakang. Anatomi kaki depan kucing yang normal adalah empat jari yang menyentuh tanah dan kemudian jari kaki tambahan yang disebut dewclaw yang tidak menahan beban. Dewclaw adalah semacam ibu jari manusia yang tidak berfungsi, dan terletak di bagian atas kaki.

Lebih dari 60% kucing polidaktil hanya memiliki jari kaki ekstra di kaki depannya. Jari ekstra di kaki belakang sangat jarang, dan hanya sekitar 10% kucing polidaktil yang memiliki lebih banyak jari kaki ekstra di kaki belakang daripada di kaki depan.

Kurang lebih 20 tahun berkutat dengan dunia kucing. Mengabdikan sebagian hidupnya melayani 5 ekor kucing peliharaan. Senang mempelajari perilaku kucing dan membagikan pengetahuan tentang kucing dengan para pecinta kucing.

Tinggalkan komentar