Kucing Oriental Shorthair: Ramping, Elegan dan Setia

Kucing Oriental Shorthair memiliki penampilan yang elegan, ramping dan bertelinga lebar. Masih memiliki garis keturunan dari jenis Siam dan memiliki sifat yang cerdas. Unik sekali bukan penampilannya? Seperti apa profil kucing ini dan kenapa dia mendapatkan nama “Oriental”? Kami akan mengulasnya untuk Anda pecinta kucing.

Sekilas Tentang Kucing Oriental Shorthair

Berat Tubuh2 kg – 5 kg
Warna BuluPutih, Biru, Cream, Merah (Oranye), Coklat, Frost, Platinum, Kayu Manis, Lavender, Seal
Pola BuluSolid, Points, Bicolor, Calico, Tabby, Ticking, Smoke, Shaded
Warna MataOdd-eye, Hijau, Biru
Rentang Usia8 – 15 Tahun
PerawatanRendah
KarakteristikVokal, Pencari Perhatian, Penyayang, Setia, Adaptif, Aktif, Cerdas
PengakuanCFA, FIFe, TICA, AACE, ACF, ACFA, CAA, CCA, AFC, GCCF, WCF
HargaRp. 8.000.000 – Rp. 20.000.000

Sejarah

Kucing Oriental Shorthair adalah kucing hasil persilangan dengan campur tangan manusia. Kucing ini adalah hasil persilangan antara kucing Siam dengan sejumlah kucing seperti kucing domestik, Russian Blue, Abyssinian, dan British Shorthairs.

Kucing Oriental Shorthair
Kucing Oriental Shorthair (Wiktor Kettel)

Muncul pertama kali pada tahun 1950-an diawali di Inggris. Ketika itu peternak kucing menginginkan kucing dengan karakter dan sifat yang dimiliki Siam namun memiliki penampilan yang hadir dalam berbagai motif. Pada awalnya para peternak ini menyilangkan Siam dengan jenis Russian Blue dan kucing domestik bulu pendek. Hasilnya mereka beri nama British Oriental.

Terpesona dengan penampilan British Oriental, pada tahun 1970-an para peternak kucing di Amerika merasa terinspirasi untuk mengikuti jejak para peternak kucing Inggris. Mereka kemudian menyilangkan kucing Siam dengan jenis Abyssinian dan kucing domestik bulu pendek. Setelah itulah hasil persilangan diberi nama Oriental Shorthair.

Penampilan kucing Oriental Shorthair langsung populer dan mendapat perhatian khalayak. Permintaan jenis kucing baru ini membludak. Banyaknya kombinasi warna atau variasi kucing Oriental Shorthair adalah salah satu faktor yang membuat Oriental Shorthair sukses menyita perhatian para pecinta kucing pada masa itu.

Pada tahun 1977, kucing Oriental Shorthair mulai mendapatkan pengakuan dari The Cat Fanciers’ Association (CFA) sebagai kucing kejuaraan.

Beberapa penikmat kucing memberikan julukan kepada Oriental Shorthair sebagai “kucing pelangi” karena penampilan bulu-bulunya yang berwarna-warni.

Ketika itu para peternak kucing juga melakukan variasi perkawinan silang dengan mengawinkan kucing Oriental Shorthair dengan kucing Balinese. Hasilnya adalah kucing berpenampilan Oriental Shorthair namun dengan bulu yang panjang. Mereka kemudian diberi nama Oriental Longhair.

Pada tahun 1995, Oriental Shorthair dan Oriental Longhair dileburkan jenisnya menjadi 1 dan keduanya kemudian dikenal dengan nama kucing Oriental.

Kepribadian

Mereka memiliki bakat sebagai kucing yang vokal khas kucing Siam. Jenis ini cocok bagi sobat yang bisa mencurahkan waktu dengan memberi perhatian yang banyak. Hal ini dikarenakan Oriental Shorthair adalah kucing yang sangat berorientasi kepada pemiliknya, suka menuntut perhatian, manja dan penuh kasih sayang.

Jika sobat sering bepergian dalam jangka waktu lama, kucing ini cenderung stres jika tidak memiliki teman. Oleh karena itu disarankan memberinya teman kucing lain atau hewan peliharaan lain seperti anjing sebagai partner. Mereka tidak masalah bergaul dengan anjing karena memiliki tingkat adaptasi yang baik.

Kucing Oriental Shorthair
Kucing Oriental Shorthair Hitam Solid (Lois Campbell)

Kucing Oriental Shorthair kucing yang sangat aktif. Energi mereka besar dan mereka akan sangat suka bermain-main. Mainan interaktif sangat disarankan diberikan pada kucing ini. Tentu saja favorit utama mereka adalah bermain dengan pemiliknya.

Sifat menarik lainnya ada kucing ini juga termasuk jenis kucing yang cerdas. Mereka bisa dilatih memahami beberapa trik sederhana atau mempelajari perintah-perintah sederhana.

Baca juga: Kucing Kaki Hitam Afrika: Si Kecil yang Mematikan

Jika pemiliknya memperlakukannya dengan baik, kucing ini adalah kucing yang setia. Kesetiaannya hanya pada satu orang utama yang merupakan favoritnya. Kasih sayangnya akan ditunjukkan dengan selalu mengikuti aktifitas pemiliknya, duduk di pangkuan dan juga tidur bersama pemiliknya.

Catatan: kepribadian masing-masing kucing bisa berbeda. Namun kepribadian ini sudah mendarah daging dan tertanam dalam DNA mereka. Jadi bisa saja sifat kucing satu dengan lainnya akan berbeda.

Fisik

Tubuh panjang dan langsing, tulang kokoh, perut kencang, leher panjang dan ramping. Kepala berbentuk baji yang meruncing panjang, hidung panjang lurus dan moncong halus.

Telinganya sangat besar dan lebar, ujungnya runcing, pangkal lebar. Mata berbentun almond, ukurang sedang. Kaki-kakinya panjang, kedua kaki belakang lebih tinggi dibandingkan kedua kaki depan, masing-masing lima jari di dua kaki depannya dan empat di masing-masing kaki belakang.

Kucing Oriental Shorthair
Kucing Oriental Shorthair (Veli-Matti Virtanen)

Panjang ekor proposional dengan tubuhnya, sedikit meruncing di bagian pangkal ekor. Bulu pendek, mengkilat, halus, lembut, dengan bulu di ekornya lebih banyak dibandingkan di bagian tubuh lainnya.

Perawatan

Bulu pendeknya mudah dirawat. Tidak ada perawatan khusus yang diperlukan oleh kucing ini. Beberapa perawatan standar yang bisa dilakukan adalah penyisiran dan penyikatan bulu dua kali dalam seminggu untuk mengangkat bulu-bulu mati.

Perawatan lain seperti membersihkan mata, menggosok gigi, memotong kuku dan bagian terpenting adalah rutin membersihkan telinga agar tidak terjadi penumpukan kotoran dan mengantisipasi serangan parasit seperti kutu telinga.

Baca juga: Kucing Persia Himalaya: Si Cantik nan Anggun

Kesehatan

Beberapa kondisi gangguan kesehatan yang biasanya ada pada kucing Oriental Shorthair adalah masalah kesehatan yang kerap ditemui pada kucing Siam, seperti:

  • Mata juling.
  • Kanker Sel Mast.
  • Amiloidosis pada hati.
  • Kardiomiopati dilatasi.
  • Batu kandung kemih.

Namun tidak semua kucing Oriental Shorthair akan mengalami gangguan kesehatan diatas. Dengan perawatan dan memperhatikan makanan, gizi dan nutrisinya, mereka bisa terhindar dari beberapa masalah kesehatan tersebut.

Kucing Oriental Shorthair
Anak Kucing Oriental Shorthair (Jacqui)

Rentang Usia

Dengan kesehatan yang baik serta perawatan yang tepat, kucing Oriental Shorthair mampu bertahan hidup hingga 15 tahun (bahkan lebih).

Adopsi

Harga Kucing Oriental Shorthair

Jika ingin mengadopsi Oriental Shorthair, kisaran harga kucing adalah Rp. 8.000.000 hingga Rp. 20.000.000 tergantung usia dan kualitasnya. Harga tersebut biasanya masih belum mencakup biaya import (jika mengadopsinya dari luar negeri).

Baca juga: 17 Jenis Kucing Langka di Dunia, No 14 Paling Manis

Sangat penting untuk mengadopsi kucing yang sehat. Beberapa sertifikat kesehatan atau keterangan bahwa kucing yang diadopsi tidak memiliki masalah kesehatan serius sangat dibutuhkan. Dan pastikan memilih breeder atau cattery yang memiliki sertifikasi resmi.

Bagikan di:

Tinggalkan komentar