Mengenali Ciri-ciri Kucing Sakit

Sebagai pemilik kucing, kita harus selalu memberikannya perhatian. Terutama masalah kesehatannya. Untuk itu penting mengetahui ciri-ciri kucing sakit.

Kucing pada kenyataannya adalah hewan yang mampu merawat diri mereka sendiri. Percaya atau tidak, kucing bisa pulih dari penyakit ringan bahkan ketika pemilik tidak menyadarinya. Kecuali untuk penyakit berat, kucing akan menunjukkan beberapa gejala yang bisa dilihat dengan jelas. Oleh karena itu kita sebagai pemilik kucing harus mampu mengenali ciri-ciri kucing sakit.

Ciri-ciri Kucing Sakit
Mengenali Ciri-ciri Kucing Sakit

Secara umum, kucing adalah hewan yang sehat. Mereka tidak terlalu sering sakit. Namun, begitu mereka sakit, kita sebagai pemilik terkadang dibuat kalang kabut olehnya. Kucing sering tidak menunjukkan gejala sakit sampai mereka mengalami sakit yang serius.

Mengenali Ciri-ciri Kucing Sakit

Inilah beberapa gejala atau ciri-ciri kucing sakit yang umum ditemui pada mereka:

1. Muntah

Ciri-ciri kucing sakit yang pertama adalah diawali dengan muntah. Tidak semua muntahan kucing disebabkan oleh bola bulu kucing. Ada bebeberapa penyakit dalam yang bisa diderita oleh kucing diawali dengan seringnya mereka muntah-muntah.

Dehidrasi pada kucing juga dimulai dari gejala muntah yang berlebihan. Kucing memuntahkan makanan juga dikarenakan keracunan, penyumbatan dan beberapa masalah lain.

2. Diare

Diare bisa terjadi karena sesuatu yang berat atau ringan. Dehidrasi juga bisa memicu diare pada kucing. Kemungkinan penyakit berat pada kucing yang dimulai dengan gejala diare adalah adanya masalah internal dengan pencernaannya. Jika kucing mengalami diare dalam jangka waktu yang panjang, sobat harus secepatnya membawanya ke dokter hewan.

3. Nafsu Makan Menghilang

Ketika tidak seperti biasanya kucing menolak diberi makan dan minuman atau bahkan cenderung menjadi rakus, sesuatu hal yang salah terjadi pada tubuhnya. Perlu pemeriksaan lebih mendalam masalah apa yang terjadi pada kucing ketika ia tidak doyan makan.

Baca juga:

4. Lesu

Beberapa kucing memang doyan tidur. Namun ketika kondisinya terlihat lemas dan lesu itu adalah indikasi ada sesuatu yang salah dengan kesehatannya. Jika kucing biasa terlihat aktif dan tiba-tiba ia hanya lemas dan sering tidur, ada baiknya ia segera mendapatkan penanganan dokter hewan.

5. Lebih Berisik

Jika biasanya ia adalah hewan yang tenang, tiba-tiba ia semakin sering mengeong dengan suara keras, maka sesuatu hal yang salah terjadi pada dirinya. Mengeong dengan keras mengindikasikan tubuhnya mengalami kesakitan.

6. Perubahan Pada Bulu

Beberapa penyakit kulit pada kucing diawali dengan adanya perubahan pada bulu-bulu mereka. Seperti rontok, semakin kusut dan terlihat sering kotor (seberapapun sobat sering membersihkannya).

7. Peningkatan Rasa Haus dan Sering Buang Air Kecil

Ciri-ciri kucing sakit ini dapat menunjukkan gejala penyakit ginjal, diabetes atau penyakit lainnya. Ketika ia buang air kecil disertai mengeong kesakitan dipastikan akan terjadi sesuatu yang salah dengan tubuhnya.

8. Batuk-batuk

Gejala ini biasanya disebabkan oleh berbagai kondisi seperti kemasukan benda asing, alergi, asma, tumor, paru-paru dan beberapa penyakit menular lainnya.

9. Perubahan Warna Gusi

Gusi kucing yang normal adalah berwarna merah muda. Gusi yang sangat pucat dapat mengindikasikan anemia, syok atau sirkulasi yang buruk. Gusi atau lidah kebiruan bisa berarti kekurangan oksigen yang mengancam jiwa.

Gusi merah terang dapat menunjukkan keracunan karbon monoksida dan gusi kuning bisa menjadi tanda penyakit kuning. Bintik-bintik merah kecil mungkin menunjukkan masalah pembekuan darah. Masalah gigi dan gusi sering menyebabkan bau mulut dan rasa sakit, dengan kemerahan.

10. Perubahan Suhu Tubuh

Suhu normal kucing adalah antara 38,3 derajat celcius hingga 39,2 derajat celcius. Jika berada lebih rendah atau lebih tinggi dari batas normal, segara hubungi dokter hewan untuk segera dilakukan penanganan.

Baca juga:

Untuk mencegah kucing menjadi sakit adalah dengan memberikannya makanan kucing yang berkualitas baik. Perawatan-perawatan luar terhadap kulit dan bulu-bulunya juga harus sering dilakukan. Dan satu hal yang penting adalah rutin memeriksakan kondisinya ke dokter hewan tanpa menunggu ia sakit. 

Tidak perlu panik jika sobat mendapati ciri-ciri kucing sakit seperti diatas. Infomasi diatas saya sampaikan agar sobat sebagai pemilik kucing bisa mengetahui kondisi-kondisi tersebut agar si kucing mendapatkan penanganan secepatnya.

Catatan: Artikel ini hanya untuk informasi. Kunjungi dokter hewan untuk nasihat dan perawatan medis.

Kurang lebih 20 tahun berkutat dengan dunia kucing. Mengabdikan sebagian hidupnya melayani 5 ekor kucing peliharaan. Senang mempelajari perilaku kucing dan membagikan pengetahuan tentang kucing dengan para pecinta kucing.

Tinggalkan komentar