Ciri-ciri Kucing Hamil dan Perawatannya

Apa ciri-ciri kucing hamil, apa rekomendasi makanannya, dan bagaimana cara merawatnya akan kami ulas secara lengkap berikut ini.

Mungkin sobat saat ini memiliki kucing betina yang baru saja kawin. Timbul pertanyaan dalam benak apakah kucing betina tersebut sudah hamil? Dan apa sajakah tanda kucing hamil itu?

Ciri-ciri Kucing Hamil
Ciri-ciri Kucing Hamil dan Perawatannya (kredit gambar: Voren1 / istockphoto)

Karena tidak semua proses kucing kawin berhasil membuat betina hamil. Terkadang untuk hamil, kucing betina harus kawin berkali-kali. Nah oleh karena itu cukup penting bagi sobat mengetahui ciri-ciri kucing hamil dan memberikan perawatan yang mungkin diperlukan baginya.

Kucing secara umum adalah hewan yang mandiri dan hampir bisa melakukan semuanya sendirian. Kucing betina yang pada akhirnya nanti hamil juga adalah hewan yang sangat tangguh dan memiliki kemandirian sangat luar biasa bahkan ketika saat melahirkan dan merawat bayi-bayinya hingga disapih.

Namun tentu kita sebagai pemilik tidak ada salahnya memberikan pelayanan istimewa kepada calon induk agar mendapatkan kualitas hidup terbaik sehingga anak-anak kucing yang nantinya dilahirkan dalam keadaan sehat.

Ada beberapa tanda-tanda kucing hamil yang bisa diketahui dari beberapa perubahan kondisi secara fisik dan dari perilakunya. Dan pada usia kehamilan dibawah 1 bulan cukup sulit untuk diketahui tanda-tandanya.

Berikut inilah ciri-ciri kucing hamil dan berbagai tips perawatannya yang diulas secara lengkap.

Ciri-ciri Kucing Hamil

1. Perubahan Warna Puting Susu

Ciri-ciri Kucing Hamil
Tanda Kucing Hamil Terlihat Pada Putingnya (kredit gambar: uncle_daeng / istockphoto)

Tanda paling mencolok adalah adanya perubahan warna pada puting susu kucing. Warna yang umum nampak adalah warna pink dan akan lebih keras serta menonjol.

2. Perubahan Pada Perut

Hal yang nampak tentu saja terjadi perubahan pada perut kucing betina yang hamil. Perut akan membesar cenderung melebar. Dan jika diraba-raba akan terasa keras karena berisi janin. Hal ini biasanya terasa pada kehamilan berusia diatas 1 bulan.

3. Bulu Rontok

Pada daerah perut, bulu kucing betina akan cenderung rontok. Namun hal ini tidak terjadi pada semua kucing. Namun pada beberapa besar kehamilan tanda ini juga akan muncul.

4. Nafsu Makan

Perubahan nafsu makan tergantung pada kucing itu sendiri. Beberapa kucing mengalami peningkatan nafsu makan yang luar biasa dan bahkan ada beberapa yang malah tidak doyan makan.

Jika kucing sobat sudah menunjukkan tanda hamil namun kucing tidak mau makan, berikan asupan nutrisi seperti memberikan kuning telur plus madu. Coba hidangkan secara normal dan jika tidak berminat maka lakukan dengan cara memberikan melalui spuit/spet melalui mulutnya.

5. Perubahan Perilaku

Beberapa kucing menunjukkan sikap yang tenang dan kalem ketika hamil. Beberapa diantaranya ada yang doyan malas-malasan. Beberapa kucing juga terlihat makin manja ketika hamil.

Berapa Lama Kucing Hamil?

Dihitung sejak proses kawin, masa kehamilan kucing adalah 58 hingga 67 hari (kurang lebih 2 bulan).

Jika kucing sudah menunjukkan tanda-tanda hamil, sebenarnya tidak ada perawatan khusus kepada kucing hamil tersebut. Cukup berikan makanan dan nutrisi yang tepat seperti makanan yang mengandung protein tinggi.

Rekomendasi Makanan untuk Kucing Hamil

Ciri-ciri Kucing Hamil
Rekomendasi Makanan untuk Kucing Hamil (kredit gambar: freepik)

Salah satu kandungan dalam makanan bagi kucing hamil yang sangat dibutuhkan adalah Protein dan Kalori.

Di pasaran, beberapa pakan kering khusus kucing yang mengandung banyak protein adalah makanan yang diperuntukkan untuk anak kucing. Kuncinya sobat adalah mencari makanan yang mengandung banyak Protein dan Kalori.

Namun Protein dan Kalori yang banyak tidak hanya bisa didapatkan dari makanan kering kucing. Berikut ini adalah kandungan yang menjadi prioritas bagi kucing hamil:

  • Kalori untuk energi dan juga produksi susu bagi induk kucing
  • Protein untuk pertumbuhan janin kucing
  • Lemak untuk memberikan asupan kalori bagi induk yang hamil
  • Kalsium dan Fosfor untuk pertumbuhan sempurna janis kucing.

Makanan Kering (Dry Food)

Mencari makanan khusus kucing yang dijual di pasaran tidak sulit. Bagi kucing hamil, carilah makanan yang mengandung lebih banyak Protein (makanan kucing tinggi protein banyak ditemukan pada makanan khusus anak kucing).

  • Maxi
  • Proplan (Proplan Kitten)
  • Meo Kitten
  • Royan Canin Kitten
  • Royal Canin Mother & Babycat
  • Royal Canin Pro Queen
  • Felibite Mother & Kitten
  • Im Organic Kitten Baby & Mom (IMO KBM)
  • Equilibrio.

Makanan Basah

  • Whiskas Junior
  • Life Cat Kitten
  • Supercat Kitten
  • Royal Canin Mother & Babycat Mousse

Makanan Alami untuk Kucing Hamil

1. Ikan Kukus

Rekomendasi makanan alami untuk kucing hamil yang pertama adalah ikan kukus. Makanan dari jenis ikan dapat memberikan nutrisi yang sempurna untuk kucing hamil, seperti:

  • Tinggi Protein berkualitas
  • Asam lemak Omega-3
  • Selenium dan Vitamin D.

Ikan yang sangat baik diberikan sebagai makanan kucing hamil adalah:

  • Salmon
  • Tuna
  • Tongkol
  • Lele
  • Gabus
  • Patin.

2. Daging

Makanan alami yang berikutnya adalah berasal dari daging. Daging mengandung banyak Protein, Vitamin B (Niacin, Thiamin, Riboflavin, dan B6), Vitamin E, Zat Besi, Zinc dan Magnesium. Daging yang sangat baik untuk diberikan kepada kucing hamil adalah:

  • Daging sapi
  • Daging domba
  • Daging ayam (bagian terbaik adalah dada ayam dan tanpa kulit)
  • Daging bebek
  • Daging kalkun
  • Daging kelinci
  • Daging burung puyuh
  • Hati sapi, domba dan ayam (jeroan).

Asupan Nutrisi Lain

Untuk menambah asupan gizi dan nutrisi kucing hamil, selain beberapa makanan diatas sobat bisa memberikan asupan tambahan. Asupan alami yang bisa diberikan kepada sang calon induk seperti:

  • Kuning telur mentah
  • Minyak ikan.

TIPS: Selain memberikan makanan alami, pemberian suplemen atau nutrisi penting lain sobat bisa memberikan Nutriplus Gel atau vitamin.

Cara Merawat Kucing Hamil

Ciri-ciri Kucing Hamil
Cara Merawat Kucing Hamil (kredit gambar: Tomasz Koryl / EyeEm / gettyimages)

1. Jika sobat memiliki banyak waktu, ada baiknya membawa kucing hamil untuk menemui dokter hewan untuk memeriksakan kondisinya. Ada beberapa hal yang perlu diperiksakan terkait pemeriksaan parasit dan masalah lainnya.

2. Beri makanan kucing yang berkualitas. Kucing hamil akan membutuhkan lebih banyak nutrisi. Biarkan ia makan sebanyak yang diinginkannya.

Tidak perlu memberinya jadwal makan atau membatasinya. Pastikan kebutuhan akan protein dan kalsium tinggi ia dapatkan. Dan jangan lupa sediakan selalu minuman air bersih

3. Berikan lebih banyak selimut atau bantal di tempat tidurnya. Jaga kucing selalu merasa nyaman. Terutama ketika usia kehamilan 7 minggu, siapkan sarang yang nantinya akan digunakannya melahirkan.

Untuk memilih tempat bersarang, induk kucing akan mencari tempat yang menurutnya nyaman. Sediakan beberapa kotak atau tempat di beberapa sudut agar ia bisa memilih sendiri tempatnya.

4. Jangan biarkan kucing hamil sering berkeliaran di luar rumah. Ada baiknya ia selalu di dalam rumah dan berada dalam pengawasan pemiliknya.

5. Pada usia kehamilan sembilan minggu, kucing akan mulai menunjukkan tanda-tanda seperti sering buang air kecil dan mengeong. Kucing hamil akan lebih banyak menghabiskan waktu di sarangnya. Selalu siapkan air minum di dekatnya.

6. Persiapkan sarang atau tempat melahirkan. Untuk membuat area bersarang, sobat bisa menyiapkan kotak kardus besar yang dilapisi dengan kain yang nyaman.

Tidak masalah jika sobat memberikan kain-kain bekas untuk tempatnya melahirkan. Karena ada baiknya nanti kain-kain ini bisa langsung dibuang ketika proses melahirkan selesai.

Ada kalanya kucing tidak memilih tempat yang sudah kita siapkan. Dan itu juga tidak masalah selama tempat tersebut mudah diawasi dan dalam area yang aman. Jangan memaksanya atau memindahkan ke tempat lain karena akan membuat kucing hamil stres.

7. Ketika saatnya melahirkan tiba, sobat jangan ikut campur tangan. Ini adalah proses alami dan kucing akan secara naluri bisa mengatasinya sendirian.

Ketika kucing melahirkan, suara berisik dari kucing akan menjadi hal yang normal. Secara umum semua kelahiran anak kucing akan berjalan dengan normal dan proses melahirkan membutuhkan waktu berjam-jam.

Umur Berapakah Kucing Bisa Hamil?

Seekor kucing betina bisa hamil ketika mereka berusia 4 bulan. Namun secara fisik dan kesehatan, usia betina yang siap hamil adalah minimal berusia 12 bulan.

Jika sobat memiliki kucing betina berusia mulai 4 bulanan, dan ada kucing jantan birahi yang berkeliaran di sekitarnya, anak kucing tersebut bisa menjadi “pelampiasan” dan bisa hamil.

Sedangkan kucing betina juga bisa mulai merasakan birahi ketika berusia 5 bulanan.

Baca juga:

Apakah Kucing Hamil Boleh Dimandikan?

Kucing hamil boleh dimandikan namun sangat disarankan untuk tidak memandikan kucing betina yang sedang hamil. Kondisi stres ketika dimandikan memiliki konsekuensi terburuk yaitu bisa menyebabkan keguguran.

Jika kucing betina sobat sedang hamil dan badannya kotor dan terpaksa harus dibersihkan, saran terbaik adalah mengelap bagian badan yang kotor pelan-pelan menggunakan handuk basah atau kanebo dan pastikan menggunakan air hangat.

Kurang lebih 20 tahun berkutat dengan dunia kucing. Mengabdikan sebagian hidupnya melayani 5 ekor kucing peliharaan. Senang mempelajari perilaku kucing dan membagikan pengetahuan tentang kucing dengan para pecinta kucing.

Tinggalkan komentar